Pengertian Volatile Dan Non Volatile Memory Beserta Jenis-Jenis Dan Contohnya

Pengertian volatile Dan Non Volatile Memory Beserta Jenis Jenis Dan Contohnya


Ilmusosial.info - Pada pembahasan kali ini akan menjelaskan tentang Pengertian Volatile dan Non Volatile, Memory komputer bisa di ibaratkan sebagai papan tulis, Karena dimana setiap orang yang masuk kedalam ruangan bisa membaca dan memanfaatkan data dengan tanpa merubah susunan yang tersaji.

Pengertian Volatile Dan Non Volatile Memory Beserta Jenis-Jenis Dan Contohnya

Data yang diproses oleh komputer, sebenarnya masih tersimpan di dalam memory, dikarenkan dalam hal ini komputer hanya membaca data dan kemudian memprosesnya. Satu kali data tersimpan di dalam memory komputer, maka data itu akan tetap tinggal disitu selamanya. Ketika memory penuh, maka data yang ada bisa dihapus sebagian ataupun seluruhnya untuk digantikan dengan data yang baru.

Memory Volatile dan Non Volatile, Memory adalah merupakan perangkat keras (hardware) yang diperlukan pada sebuah perangkat komputer, mungkin anda pernah mendengarkan istilah Volatile dan Non-volatile, pada kesempatan ini kami mencoba membahas tentang pengertian dan contoh dari memory volatile dan non-volatile, guna untuk mengenal lebih jauh tentang komputer.

Pengertian Non Volatile memory ( RAM )

Non Volatile memory adalah merupakan sebuah jenis memori komputer dengan akses acak (RAM) yang pada umumnya dipakai untuk menyimpan konfigurasi yang dilakukan oleh firmware, antara lain BIOS, EFI atau firmware-firmware lainnya pada perangkat embedded, Semacam router. pada Umumnya, NVRAM dibuat dengan teknologi manufaktur CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semiconductor) sehingga daya yang dibutuhkannya sangat kecil.

Untuk menghidupkan agar data yang tersimpan tidak hilang, NVRAM menggunakan baterai Litium dengan nomor seri CR-2032. Data yang disimpan pada NVRAM tidak akan hilang walaupun daya dimatikan (bersifat permanen), hal ini berbeda dengan Voletile RAM.

Pada akhir 1940-an  dimulai untuk menemukan Non-volatile memory. Yang memungkinkan untuk mengingat memori setelah kehilangan kekuasaan. Memori inti magnetik adalah menjadi dominan dalam memori sampai pengembangan berbasis transistor memori pada akhir tahun 1960-an. Dengan demikian, pengertian juga dapat berupa sebagai berikut :

1.  First ( Memori yang letaknya terdekat dengan prosessor )
2.  Second ( Terletak pada Motherboard )
3.  Memory Module ( Mempunyai kapasitas yang berkisar )
4.  Internal main ( Berada diluar chip processor tapi bersifat internal terhadap sistem komputer )
5.  Kapasitas :
  • Ukuran Word ( Kapasitas memori internal ataupun eksternal yaitu dinyatakan dalam bentuk byte. 
  • Banyaknya Word
6.  Satuan Transfer ( Saluran data yang jumlah masuk ke dalam dan keluar )
  •     Word 
  •     Addressable Units 
  •     Unit of Transfer
7.  Metode Akses
  •     Sequential access ( Memori yang menjadi unit – unit data )
  •     Direct access (sequential access )
  •     Random access (diakses dan dialamati secara langsung )
  •     Associative access (dapat dicari berdasarkan isinya dan bukan karena berdasarkan alamatnya) 
8.  Kinerja
  •     Access time (Waktu Akses)
  •     Cycle time (Waktu Siklus)
  •     Transfer rate (Laju Pemindahan)
9.  Karakteristik Fisik
  •     Volatile dan Non-volatile
  •     Erasable dan Non-erasable 

Akan tetapi pengelompokan dari memory internal juga terbagi atas RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory)

Jenis–jenis Non Volatile Memory dan Berdasarkan Cara Kerjanya

1.  Dynamic RAM (DRAM)

Dynamic RAM (DRAM) Adalah jenis RAM yang menyimpan pada setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus disegarkan secara berkala oleh CPU supaya tidak hilang. Dan membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori yang lain. Dalam strukturnya, DRAM memerlukan satu transistor dan kapasitor per-bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.

Antara lain :
  •     Fast Page Mode DRAM (FPM DRAM)
  •     Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
  •     Synchronous DRAM (SDRAM)
  •     Rambus DRAM (RDRAM)
  •     Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM)
  •     Untuk video :
  •     Video RAM (VRAM)
  •     Windows RAM (WRAM)
  •     Synchronous Graphic RAM (SGRAM)

2. SRAM (Static Random Access Memory)

SRAM (Static Random Access Memory) ialah jenis RAM (sejenis memori semikonduktor) yang tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. dan juga membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.


EDORAM (Extended Data Out Random Accses Memory) ialah jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Pada Umumnya digunakan pada PC sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM.

SDRAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory) ialah jenis RAM dinamis yang kemampuan dan kecepatannya lebih cepat dari EDORAM dan juga kepingannya terdiri dari 168 pin. RAM ini disinkronkan oleh clock sistem dan bagus untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

RDRAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory) ialah salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RDRAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.

NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory)
Adalah merupakan jenis RAM yang menggunakan baterai Litium di dalamnya sehingga data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun catu daya dimatikan.

VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory)
adalah jenis RAM yang dibuat khusus untuk video adapter. Kapasitas VGRAM sangat menentukan kualitas gambaryang dihasilkan oleh video adapter tersebut.

Contoh Memory Non-Volatile

1. ROM.

ROM adalah sebuah contoh dari Progammable Logic Device, yaitu perangkat yang dapat diprogram untuk menyimpan informasi yang spesifik untuk perangkat keras komputer atau (Hardware). Kebutuhan memori yang begitu tinggi telah membuat berbagai teknologi baru yang ditemukan. Salah satunya jenis memori terbaru adalah MRAM, (Magnetoresistive Random Access Memory).

MRAM (Magnetoresistive Random Access Memory) adalah sebuah non-volatile memori, yang  menggunakan muatan magnet untuk menyimpan data serta bukan muatan listrik seperti pada SRAM atau pun DRAM.

Kelebihan MRAM antara lain :
  • Teknologi MRAM (Magnetoresistive Random Access Memory) dapat mempertahankan keberadaan data yang disimpan pada sistem ketika supply energi dihentikan.
  • Memiliki kecepatan tulis serta baca yang lebih cepat dibandingkan dengan teknologi lain termasuk Flash RAM maupun EEPROM serta FLASHDISK

Contoh lain memory non volatile


1. PROM

PROM (Programmable Read Only Memory) . PROM adalah salah satu jenis ROM , sebagai alat penyimpan berupa memori (memory device) yang hanya untuk bisa dibaca isinya . PROM memang tergolong memori non-volatile, artinya program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang pernah hilang walaupun komputer dimatikan  atau tidak mendapatkan daya listrik . Program yang tersimpan di dalamnya bersifat permanen. Biasanya digunakan untuk menyimpan program bahasa mesin yang sudah menjadi bagian hardware (perangkat keras) komputer.

2. EPROM

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) .  EPROM adalah jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris . Program atau informasin data yang tersimpan didalam EPROM dapat dihapus bila terkena sinar ultraviolet serta dapat ditulisi kembali. Kesamaannya dengan PROM adalah keduanya merupakan jenis ROM, termasuk memori non-volatile, data yang tersimpan di dalamnya tidak bisa hilang walaupun komputer dimatikan,

3. EEPROM

EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) . Seperti halnya PROM serta EPROM,  EEPROM ini adalah memori non-volatile. EEPROM adalah komponen yang banyak digunakan dalam komputer serta peralatan elektronik lain untuk menyimpan konfigurasi data pada peralatan elektronik tersebut. Kapasitas atau daya tampung simpan datanya sangat terbatas. Pada sistem hardware komputer, chip EEPROM umumnya digunakan untuk menyimpan data konfigurasi BIOS dan pengaturan (setting) sistem yang berhubungan dengannya.

4. Flash Memory

Flash memory adalah memori sejenis EEPROM yang memberikan banyak lokasi memori untuk dihapus ataupun ditulisi dalam suatu operasi pemrograman. Flash memory dapat menyimpan data walaupun tanpa penyediaan listrik.

Pengertian Memory Volatile (Sementara)

Memory volatile adalah merupakan memory yang dimana data nya bisa ditulis dan dihapus kembali secara berulang-ulang, hanya saja sifat penyimpanannya yang bersifat sementara, Data akan hilang ketika memory tidak mendapatkan daya, atau saat komputer mati (off) Dan semua data yang tersimpan akan hilang.

Contoh Memory Volatile


RAM (Random Access Memory) adalah Memori utama pada sebuah komputer, yang berfungsi untuk menerima sebuah informasi lalu menyimpannya untuk digunakan ketika informasi itu dibutuhkan.
Fungsi RAM antara lain adalah sebagai perangkat penyimpanan informasi sementara. Informasi yang terdapat di dalam RAM dapat diakses dalam waktu yang tetap serta tidak memperdulikan letak data tersebut.

Demikian pembahasan tentang Pengertian volatile Dan Non Volatile Memory Beserta Jenis Jenis Dan Contohnya. Terima kasih dan Semoga dapat bermanfaat,

0 Response to "Pengertian Volatile Dan Non Volatile Memory Beserta Jenis-Jenis Dan Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel